Post Terbaru
Soal-soal Prediksi Ujian Akhir Nasional UN 2015
Dipopulerkan oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Selamat bertemu kembali dengan Sukses Ujian Nasional, pada
kesempatan yang baik ini Sukses Ujian Nasional akan berbagi Prediksi
"Soal UN SMP 2014-2015"sebagai jalan bagi peserta didik di tingkat SMP
untuk dapat meraih hasil maksimal dalam menghadapi "Soal UN SMP
2014-2015". Apalagi tahun 2014 ini kisi-kisi dan juga skl Ujian
Nasional-nya sama dengan tahun 2013. Semoga peserta didik kelas 9 dapat
suskes dalam mengerjakan Soal UN SMP 2014 pada Mei 2015. Seperti apa Prediksi Soal UN SMP 2014-2015?
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015 dan Kunci Jawab
Dalam rangka untuk meraih sukses di Ujian Nasional 2014 dan dapat mengerjakan Soal Ujian Nasional (UN) SMP 2014-2015, maka diperlukan koleksi Latihan "Soal UN SMP 2014-2015"
Prediksi Soal UN Bahasa Indonesia 2014-2015:
1. Bahasa Indonesa Paket A ( Download )
2. Bahasa Indonesai Paket B ( Download )
3. Kunci dan Pembahasan......( Download )
Prediksi Soal UN Bahasa Inggris 2014-2015 :
1. Bahasa Inggris Paket A......( Download )
2. Bahasa Inggris Paket B......( Download )
3. Kunci dan Sebaran Materi..( Download )
Prediksi Soal UN Matematika 2014-2015:
1. Matematika Paket A............( Download )
2. Matematika Paket B............( Download )
3. Kunci Jawaban....................( Download )
Prediksi Soal UN IPA 2014-2015:
1. IPA Paket A........................( Download )
2. IPA Paket B........................( Download )
3. Kunci dan Pembahasan.....( Download )
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015 dan Kunci Jawab
Semoga koleksi "Prediksi Soal UN SMP 2014-2015" bermanfaat sehingga peserta didik kelas 9 dapat mengerjakan Soal UN SMP 2014 dengan hasil yang maksimal.
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015 dan Kunci Jawab
Dalam rangka untuk meraih sukses di Ujian Nasional 2014 dan dapat mengerjakan Soal Ujian Nasional (UN) SMP 2014-2015, maka diperlukan koleksi Latihan "Soal UN SMP 2014-2015"
Prediksi Soal UN Bahasa Indonesia 2014-2015:
1. Bahasa Indonesa Paket A ( Download )
2. Bahasa Indonesai Paket B ( Download )
3. Kunci dan Pembahasan......( Download )
Prediksi Soal UN Bahasa Inggris 2014-2015 :
1. Bahasa Inggris Paket A......( Download )
2. Bahasa Inggris Paket B......( Download )
3. Kunci dan Sebaran Materi..( Download )
Prediksi Soal UN Matematika 2014-2015:
1. Matematika Paket A............( Download )
2. Matematika Paket B............( Download )
3. Kunci Jawaban....................( Download )
Prediksi Soal UN IPA 2014-2015:
1. IPA Paket A........................( Download )
2. IPA Paket B........................( Download )
3. Kunci dan Pembahasan.....( Download )
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015 dan Kunci Jawab
Semoga koleksi "Prediksi Soal UN SMP 2014-2015" bermanfaat sehingga peserta didik kelas 9 dapat mengerjakan Soal UN SMP 2014 dengan hasil yang maksimal.
Soal-soal Prediksi Ujian Akhir Nasional UN 2015
Dipopulerkan oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Beberapa sekolah sudah mulai pasang strategi agar UN 2014/2015 dapat sukses dan tentunya siswa dapat mengerjakan Soal UN 2014/2015 dengan baik dan benar.
Apabila nantinya 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 masih banyak kekurangannya penulis mohon maaf. Kritik dan saran terhadap 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 tetap penulis harapkan.
Gambaran 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015
Berikut ini adalah gambaran 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 :
Berikut ini adalah link Download 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015
5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015
Strategi Sukses Menghadapi Soal Matematika UN SMP 2014/2015
Diantara beberapa strategi tentunya dengan memberikan bimbingan belajar ataupun les bagi siswa kelas 9. Nah dalam rangka untuk mempersiapkan sukses menghadqpi Soal UN SMP 2014/2015, terutama Soal UN Matematika SMP 2014/2015 berikut ini Hadi Setyo Blog akan berbagi 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015.Apabila nantinya 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 masih banyak kekurangannya penulis mohon maaf. Kritik dan saran terhadap 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 tetap penulis harapkan.
Gambaran 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015
Berikut ini adalah gambaran 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 :
- Soal Siap UN 2014/2015 tersebut sesuai dengan kisi-kisi Ujian Nasional 2014/20145
- Soal Siap UN 2014/2015 terdiri dari 5 paket yang hampir sama
Berikut ini adalah link Download 5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015
Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional 2014/2015
Dipopulerkan oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Kisi-Kisi Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK/KD) Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang terdiri atas Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras)..
Dan juga Kisi-Kisi Ujian Nasional SMPLB - B Tunarungu, SMA/MA - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras) dan SMALB - B Tunarungu, serta Program Paket B, Paket C, dan Program C Kejuruan tahun 2014-2015 ini.
Kisi-kisi soal Ujian Nasional 2015 ini adalah berdasarkan pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) No. 0027/P/BSNP/IX/2014 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2014-2015.
Kisi-kisi UN 2015 disiapkan oleh pemerintah dan pembuat soal yang melibatkan pendidik dengan mekanisme yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehubungan dengan telah di tetapkannya SK BSNP tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015.
Berikut ini adalah beberapa SK serta juga Kisi-Kisi UN untuk diunduh dan dipergunakan untuk sekolah tingkat SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMK/SMALB dan Paket A, Paket B, Paket C dan Paket C Kejuruan, baik untuk di Indonesia maupun untuk sekolah Indonesia di luar negeri.
Beberapa soal materi kisi-kisi soal UN tingkat SMP/MTs 2015 yang dipandang penting diantaranya seperti dikutip dari website www.pengumumanun.com antara lain adalah sebagai berikut :
Beberapa soal materi kisi-kisi soal UN tingkat SMA/MA 2015 antara lain adalah sebagai berikut :
Kisi-kisi soal ujian nasional tahun 2014/2015 ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN 2015 jenjang Dikdas dan Dikmen untuk diujikan bagi peserta didik kelas 9 SMP (sederajat) dan kelas 12 SMA (sederajat) di tahun 2015 nantinya.
Kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Download Kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2014/2015 selengkapnya di link website bsnp-indonesia.org/id berikut ini ==>> SK Kisi Kisi UN Tahun Pelajaran 2014-2015.
Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 2015
Kisi-Kisi Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK/KD) Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang terdiri atas Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras)..
Dan juga Kisi-Kisi Ujian Nasional SMPLB - B Tunarungu, SMA/MA - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras) dan SMALB - B Tunarungu, serta Program Paket B, Paket C, dan Program C Kejuruan tahun 2014-2015 ini.
Kisi-kisi soal Ujian Nasional 2015 ini adalah berdasarkan pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) No. 0027/P/BSNP/IX/2014 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2014-2015.
Kisi-kisi UN 2015 disiapkan oleh pemerintah dan pembuat soal yang melibatkan pendidik dengan mekanisme yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehubungan dengan telah di tetapkannya SK BSNP tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015.
Berikut ini adalah beberapa SK serta juga Kisi-Kisi UN untuk diunduh dan dipergunakan untuk sekolah tingkat SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMK/SMALB dan Paket A, Paket B, Paket C dan Paket C Kejuruan, baik untuk di Indonesia maupun untuk sekolah Indonesia di luar negeri.
Beberapa soal materi kisi-kisi soal UN tingkat SMP/MTs 2015 yang dipandang penting diantaranya seperti dikutip dari website www.pengumumanun.com antara lain adalah sebagai berikut :
- Bahasa Indonesia | Teks nonsastra (biografi, artikel, berita, iklan, tabel/diagram, bagan, Grafik, peta, denah), berbagai karya sastra (puisi, antologi puisi, cerpen, Menentukan kalimat fakta/opini dalam teks iklan. Mengidentifikasi isi grafik, tabel, bagan, denah. Mengidentifikasi unsur intrinsik puisi.
- Bahasa Inggris
- Matematika
- IPA
![]() |
| Kisi-Kisi UN 2015 |
Beberapa soal materi kisi-kisi soal UN tingkat SMA/MA 2015 antara lain adalah sebagai berikut :
- Bahasa Indonesia | Menentukan isi/fakta/opini/arti kata/kalimat. Jenis wacana tulis/teks nonsastra dan nonteks (berbentuk grafik/tabel). Kalimat utama/ide pokok/ kalimat penjelas. Artikel, tajuk rencana, laporan, karya ilmiah, teks esai, biografi, pidato, dan berbagai jenis paragraf (naratif, deskriptif, argumentatif, eksposisi, dan persuasif).Menentukan kalimat simpulan paragraf deduktif/induktif.
- Bahasa Inggris
- Matematika
- Fisika (IPA)
- Kimia (IPA)
- Biologi (IPA)
- Sosiologi (IPS)
- Ekonomi (IPS)
- Geografi (IPS)
- Sastra Indonesia (Bahasa)
- Sastra Antropologi (Bahasa)
- Bahasa Arab (Bahasa)
- Tafsir (Keagamaan)
- Fikih (Keagamaan)
- Hadits (Keagamaan)
Kisi-kisi soal ujian nasional tahun 2014/2015 ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN 2015 jenjang Dikdas dan Dikmen untuk diujikan bagi peserta didik kelas 9 SMP (sederajat) dan kelas 12 SMA (sederajat) di tahun 2015 nantinya.
Kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Download Kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2014/2015 selengkapnya di link website bsnp-indonesia.org/id berikut ini ==>> SK Kisi Kisi UN Tahun Pelajaran 2014-2015.
Sistem Saraf Pada Manusia
Dipopulerkan oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
Sistem
saraf adalah sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran
impul saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf dan perintah
untuk memberi tanggapan rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja
sistem saraf adalah sel saraf atau neuron. Sistem saraf sangat berperan
dalam iritabilitas tubuh. Iritabilitas memungkinkan makhluk hidup dapat
menyesuaikan diri dan menanggapi perubahan-perubahan yang terjadi di
lingkungannya. Jadi, iritabilitas adalah kemampuan menanggapi
rangsangan.
Sistem
saraf termasuk sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer (sistem
saraf tepi). Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang
belakang dan sistem saraf perifer terdiri atas sistem saraf somatik dan
sistem saraf otonom. Sistem saraf mempunyai tiga fungsi utama, yaitu
menerima informasi dalam bentuk rangsangan atau stimulus; memproses
informasi yang diterima; serta memberi tanggapan (respon) terhadap
rangsangan.
1. Struktur Saraf
Sistem
saraf pada manusia terdiri dari sel saraf yang biasa disebut dengan
neuron dan sel gilial. Neuron berfungsi sebagai alat untuk menghantarkan
impuls (rangsangan) dari panca indra menuju otak dan kemudian hasil
tanggapan dari otak akan dikirim menuju otot. Sedangkan sel gilial
berfungsi sebagai pemberi nutrisi pada neuron.
1.1. Sel Saraf (Neuron)
Unit terkecil penyusun sistem saraf adalah sel saraf atau bisa juga disebut neuron. Sel saraf adalah sebuah sel yang
berfungsi untuk menghantarkan impuls (rangsangan). Setiap satu sel
saraf (neuron) terdiri atas tiga bagian utama yang berupa badan sel
saraf, dendrit, dan akson. Berikut adalah gambar dan bagian-bagian
struktur sel saraf (neuron) beserta penjelasannya:
- Dendrit adalah serabut sel saraf pendek dan bercabang-cabang. Dendrit merupakan perluasan dari badan sel. Dendrit berfungsi untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
- Badan Sel adalah bagian yang paling besar dari sel saraf. Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Badan sel saraf mengandung inti sel dan sitoplasma.
- Nukleus adalah inti sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron).
- Neurit (Akson) adalah tonjolan sitoplasma yang panjang (lebih panjang daripada dendrit), berfungsi untuk menjalarkan impuls saraf meninggalkan badan sel saraf ke neuron atau jaringan lainnya. Jumlah akson biasanya hanya satu pada setiap neuron.
- Selubung Mielin adalah sebuah selaput yang banyak mengandung lemak yang berfungsi untuk melindungi akson dari kerusakan. Selubung mielin bersegmen-segmen. Lekukan di antara dua segmen disebut nodus ranvier.
- Sel Schwann adalah jaringan yang membantu menyediakan makanan untuk neurit (akson) dan membantu regenerasi neurit (akson).
- Nodus ranvier berfungsi untuk mempercepat transmisi impuls saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan.
- Sinapsis adalah pertemuan antara ujung neurit (akson) di sel saraf satu dan ujung dendrit di sel saraf lainnya. Pada setiap sinapsis terdapat celah sinapsis. Pada bagian ujung akson terdapat kantong yang disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian impuls saraf pada sinapsis.
Sel-sel
saraf (neuron) bergabung membentuk jaringan saraf. Ujung dendrit dan
ujung akson lah yang menghubungkan sel saraf satu dan sel saraf lainnya.
Menurut fungsinya, ada tiga jenis sel saraf yaitu:
- Sel saraf sensorik adalah sel saraf yang mempunyai fungsi menerima rangsang yang datang kepada tubuh atau panca indra, dirubah menjadi impuls (rangsangan) saraf, dan meneruskannya ke otak. Badan sel saraf ini bergerombol membentuk ganglia, akson pendek, dan dendritnya panjang.
- Sel saraf motorik adalah sel saraf yang mempunyai fungsi untuk membawa impuls saraf dari pusat saraf (otak) dan sumsum tulang belakang menuju otot. Sel saraf ini mempunyai dendrit yang pendek dan akson yang panjang.
- Sel saraf penghubung adalah sel saraf yang banyak terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang. Neuron (sel saraf) tersebut berfungsi untuk menghubungkan atau meneruskan impuls (rangsangan) dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.
1.2. Sel Glial
Sel
Glial berfungsi diantaranya untuk memberi nutrisi pada sel saraf.
Macam-macam neuroglia diantaranya adalah astrosit, oligodendrosit,
mikroglia, dan makroglia.
2. Sistem Saraf Pusat
Pusat
saraf berfungsi memegang kendali dan pengaturan terhadap kerja jaringan
saraf hingga ke sel saraf. Sistem saraf pusat terdiri atas otak besar,
otak kecil, sumsum lanjutan (medula oblongata), dan sumsum tulang
belakang (medula spinalis). Otak terletak di dalam tulang tengkorak,
sedangkan sumsum tulang belakang terletak di dalam ruas-ruas tulang
belakang.
Tiga materi esensial yang ada pada bagian sumsum tulang belakang serta otak antara lain, yaitu:
- Substansi grissea atau bagian materi kelabu yang terbentuk dari badan sel.
- Substansi alba atau bagian materi putih yang terbentuk dari serabut saraf.
- Jaringan ikat atau sel-sel neuroglia yang ada di dalam system saraf pusat tepatnya di antara sel-sel saraf yang ada.
Selain itu, pada sistem saraf pusat terdapat juga Jembatan varol yang
tersusun atas serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri
dan kanan, juga menghubungkan otak besar dengan sumsum tulang belakang.
Jembatan varol berfungsi menghantarkan rangsang dari kedua bagian
serebelum.
2.1. Otak Besar
Otak
besar wujudnya kenyal, lunak, ada banyak lipatan, serta berminyak. Otak
besar dikelilingi oleh cairan serebrospinal yang berfungsi memberi
makan otak dan melindungi otak dari guncangan. Di dalam otak besar
terdapat banyak pembuluh darah yang berfungsi memasok oksigen ke otak
besar.
Bila
otak besar pada laki-laki beratnya kira-kira 1,6 kg sedangkan bagi
perempuan berat otak besar yang di miliki kira-kira adalah 1,45 kg. Jadi
otak laki-laki yang lebih berat dikarenakan ukurannya yang juga lebih
besar di bandingkan dengan otak wanita. Namun kecerdasan yang dimiliki
masing-masing orang baik laki-laki maupun perempuan tidak tergantung
dengan berat otak yang mereka miliki. Tapi yang mengukur dan menentukn
tingkat kecerdasan yang ada pada otak yaitu yang jumlah hubungan antar
saraf satu dengan lainnya itu dalam jumlah banyak.
2.2. Otak Kecil
Otak
Kecil terletak di bagian belakang kepala dan dekat leher. Fungsi utama
otak kecil adalah sebagai pusat koordinasi gerakan otot yang terjadi
secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Jika terjadi rangsangan
yang membahayakan, gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan.
Otak kecil merupakan pusat keseimbangan. Apabila terjadi gangguan
(kerusakan) pada otak kecil maka semua gerakan otot tidak dapat
dikoordinasikan.
2.3. Sumsum Lanjutan
Sumsum
lanjutan (sumsum sambung) atau medula oblongata terletak di
persambungan antara otak dengan tulang belakang. Fungsi sumsum lanjutan
adalah untuk mengatur suhu tubuh, kendali muntah, pengatur beberapa
gerak refleks (seperti batuk, bersin, dan berkedip), dan pusat
pernapasan. Selain itu, sumsum lanjutan berperan untuk mengantarkan
impuls yang datang menuju otak. Sumsum sambung pun mempengaruhi refleks
fisiologi, seperti jantung, tekanan darah, volume, respirasi,
pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.
2.4. Sumsum Tulang Belakang
Sumsum
tulang belakang atau medula spinalis berada di dalam tulang belakang.
Sumsum tulang belakang terbagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan luar
yang berwarna putih dan lapisan dalam yang berwarna kelabu. Sumsum
tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang atau tulang punggung
yang keras. Tulang punggung terdiri dari 33 ruas. Fungsi utamanya adalah
sebagai pusat gerak refleks.
Di
dalam sumsum tulang belakang, terdapat saraf sensorik, motorik, dan
saraf penghubung. Fungsi saraf-saraf tersebut adalah sebagai pengantar
impuls dari otak dan ke otak.
Sumsum
tulang belakang memiliki fungsi penting dalam tubuh. Fungsi tersebut
antara lain menghubungkan impuls dari saraf sensorik ke otak dan
sebaliknya, menghubungkan impuls dari otak ke saraf motorik;
memungkinkan menjadi jalur terpendek pada gerak refleks.
Skema gerak biasa adalah: impuls (rangsangan) > saraf sensorik > otak > saraf motorik > otot > gerakan
Skema
gerak refleks adalah: impuls (rangsangan) > saraf sensorik >
sumsum tulang belakang > saraf motorik > otot > gerak refleks
3. Penyakit Pada Sistem Saraf
Penyakit
dan kelainan sistem saraf adalah penyakit atau kelainan yang
mempengaruhi fungsi sistem saraf pada manusia. Penyakit dan kelainan
dapat terjadi dan menyerang pusat saraf, yaitu otak dan sumsum tulang
belakang, atau sel-sel saraf pada jaringan saraf. Karena otak adalah
pusat kendali dari semua aktivitas sadar kita – berpikir, berkemauan,
mengingat, dan sebagainya – maka penyakit dan kelainan pada otak dapat
menyebabkan perubahan dan gangguan yang dirasakan seluruh tubuh.
Penyakit dan kelainan otak dapat menyebabkan kekacauan pikir dan emosi, gangguan fungsi organ tubuh, kelainan psikologis,
dan sebagainya. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang khususnya
menyerang otak. Baik batang otak maupun kulit otak dan otak kecil.
3.1. Encephalitis
Encephalitis (Yunani: encekphalos (otak) dan itis (peradangan)) adalah peradangan otak. Peradangan otak ini dapat melibatkan pula struktur terkait lainnya. encephalomyelitis adalah peradangan otak dan sumsum tulang belakang, dan meningoencephalitis adalah
peradangan otak dan “meninges” (membran yang menutupi otak). Penyebab
encephalitis paling sering adalah karena infeksi mikroorganisme atau
zat-zat kimia seperti timbal, arsen, merkuri (air raksa), dll.
3.2. Stroke
Kelayuan
tiba-tiba otak akibat dari berkurangnya secara drastis aliran darah ke
suatu bagian otak atau akibat pendarahan dalam otak. Keadaan ini
berdampak antara lain kelumpuhan sementara atau menetap pada satu atau
kedua sisi tubuh, kesulitan berkata-kata atau makan, dan lenyapnya
koordinasi otot. Merokok, kolestrol tinggi, diabetes, penuaan, dan
kelainan turunan adalah faktor utama penyebab stroke.
3.3. Alzheimer
Penyakit
alzheimer ditandai oleh kerusakan sel saraf dan sambungan saraf di
kulit otak dan kehilangan massa otak yang cukup besar. Gejala khas
pertama yang muncul adalah pikun. Ketika makin buruk, kehilangan ingatan
si penderita juga makin parah. Keterampilan bahasa, olah pikir, dan
gerak turun drastis. Emosi jiwa dan suasana hati jadi labil. Penderita
cenderung rentan dan lebih peka terhadap stres. Mudah terombang-ambing
antara marah, cemas, atau tertekan. Pada tahap lebih lanjut, penderita
kehilangan responsibilitas dan mobilitas serta kontrol terhadap fungsi
tubuh.
3.4. Gegar Otak
Kehilangan
sementara fungsi otak yang disebabkan oleh luka relatif ringan pada
otak dan tak selalu berkaitan dengan ketidaksadaran. Orang yang kena
gegar otak mungkin tak ingat apa yang terjadi sesaat sebelum atau
setelah luka. Gejala gegar otak antara lain cadel berbicara, kebingunan
berat, koordinasi otot terganggu, sakit kepala, pusing, dan mual.
3.5. Epilepsi
Epilepsi
adalah kelainan kronik yang dicirikan oleh serangan mendadak dan
berulang-ulang yang disebabkan oleh impils berlebihan sel-sel saraf
dalam otak. Serangan dapat berupa sawan, hilang kesadaran beberapa saat,
gerak atau sensasi aneh bagian tubuh, tingkah laku aneh, dan gangguan
emosional. Serangan epilepsi umumnya berlangsung hanya 1-2 menit.
Kemudian diikuti oleh kelemahan, kebingungan, atau kekurangtanggapan.
3.6. Narkolepsi
Narkolepsi adalah gangguan tidur yang
ditandai dengan serangan tidur tiba-tiba dan tak terkendali di siang
hari, dengan gangguan tidur di malam hari. Penderita bisa mendadak
tertidur di mana saja dan kapan saja bahkan saat berdiri atau berjalan.
Tidur berlangsung beberapa detik atau menit dan bahkan lebih dari sejam.
3.7. Afasia
Afasia
adalah kerusakan dalam pengungkapan dan kepahaman bahasa yang
disebabkan oleh kerusakan lobus frontal dan temporal otak. Afasia bisa
disebabkan oleh luka kepala, tumor, stroke, atau infeksi.
3.8. Dementia
Kemunduran
kapasitas intelektual – yang kronis dan biasanya kian memburuk – yang
berkaitan dengan kehilangan sel saraf secara meluas dan penyusutan
jaringan otak. Dementia paling biasa terjadi di kalangan lansia meskipun
dementia ini dapat menyerang segala usia. Kondisi dementia dimulai
dengan hilangnya ingatan, yang mula-mula tampak sebagai ketidakingatan
atau kelupaan sederhana. Ketika memburuk, lingkup kehilangan ingatan
meluas hingga penderita tak lagi ingat akan keterampilan, sosial, dan
hidup yang paling dasar sekalipun.
Metode-metode Bioteknologi Modern
Dipopulerkan oleh
Unknown
|
Baca selengkapnya »
2. Rekayasa Genetika
Selain
mendasarkan pada mikrobiologi dan biokimia, bioteknologi modern
mendasarkan pula pada manipulasi atau rekayasa genetika (DNA). Ciri atau
sifat bioteknologi modern, antara lain: steril, produksi dalam jumlah
lebih banyak, kualitasnya standar, dan terjamin. Berbeda dengan bioteknologi
konvensional, bioteknologi modern sudah memanfaatkan metode-metode
mutakhir bioteknologi (currents methods of biotechnology), antara lain:
1. Kultur
Jaringan
Kultur jaringan
merupakan suatu teknik atau metode untuk mengisolasi bagian-bagian tanaman
(sel, jaringan, atau organ seperti akar, batang, daun, dan pucuk) kemudian
menumbuhkan bagian tersebut secara aseptis (teknik untuk mendapatkan
kondisi suci hama) di
dalam atau di atas medium budidaya (in vitro). Dengan
demikian, bagian-bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri dan
dapat menjadi tanaman lengkap kembali.
Isolasi atau
pemisahan bagian tanaman dapat dilakukan secara mekanis maupun kimiawi
(enzimatis). Kultur jaringan pada tanaman dapat dilakukan karena setiap
tanaman mempunyai sifat totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan sel
tanaman untuk menjadi tanaman baru yang lengkap, jika ditumbuhkan dalam
medium atau lingkungan yang sesuai.
Teknik kultur
jaringan memerlukan syarat mutlak, yaitu keadaan steril pada alat, bahan,
lingkungan (ruang kerja), maupun seluruh rangkaian kerjanya. Secara umum,
rangkaian kerja teknik kultur ja ringan meliputi:
a. Persiapan
Tahap awal dalam
kultur jaringan adalah menyiapkan eksplan, yaitu bagian dari tanaman (sel,
jaringan, atau organ) yang digunakan sebagai bahan untuk memulai suatu
kultur. Proses yang diperlukan untuk menghasilkan keadaan steril (bebas
hama) atau terhindar dari mikroorganisme yang tidak diinginkan disebut sterilisasi. Sterilisasi
alat dan bahan dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut
autoklaf. Alat-alat dan bahan yang diperlukan dalam kultur jaringan
tumbuhan antara lain: botol kultur, pinset, scalpel (pisau kultur), cawan
petri, erlenmeyer, pipet, akuades, dan medium kultur buatan. Seluruh alat
dan bahan tersebut harus dalam keadaan steril sebelum dipakai.
Tabel 7.1.
Beberapa Medium yang Sering Digunakan dalam Kultur Jaringan
|
No.
|
Nama Medium dan
Penemunya
|
Keterangan
|
|
1.
|
MS (Murashige dan
Skoog) atau LS (Linsmaier dan Skoog)
|
Untuk kultur kalus
pada berbagai tanaman, banyak mengandung garam-garam mineral dan senyawa
nitrogen (amonium dan nitrat).
|
|
2.
|
BS (Gamborg)
|
Untuk kultur
suspensi sel tanaman Leguminosae (terung-terungan).
|
|
3.
|
Nitsch dan Nitsch
|
Untuk kultur
mikrospora dan kultur sel pada tembakau.
|
|
4.
|
WPM (Lloyd dan Mc
Cown)
|
Untuk kultur
jaringan tanaman berkayu.
|
|
5.
|
VW (Vancin dan
Went) dan Knudson C.
|
Untuk tanaman
anggrek.
|
|
6.
|
Kao dan Michayluk
|
Untuk kultur
protoplas pada Cruciferae, Gramineae, dan Leguminosae.
|
|
7.
|
N6 (Chu)
|
Untuk serealia
(padi)
|
|
8.
|
White (W63)
|
Untuk kultur akar
yang mengandung garam-garam mineral dalam konsentrasi yang rendah.
|
|
Sumber: Indrianto, Teknik
Kultur Jaringan, hlm. 33
|
||
Secara umum,
medium yang digunakan dalam kultur jaringan harus mengandung garam-garam
anorganik (unsur makro dan mikro), zat-zat organik (zat pengatur tumbuh),
substansi organik yang kompleks (air kelapa dan ekstrak buah-buahan),
bahan pemadat medium (agar-agar), pH tertentu, dan bahan tambahan (arang
aktif ). Beberapa kelompok zat pengatur tumbuh yang digunakan
dalam kultur jaringan antara lain: auksin (IAA, 2,4 D, dan NAA),
sitokinin (adenin, kinetin, zeatin, dan BAP), giberelin, asam absisat, dan
etilen.
Zat pengatur
tumbuh (ZPT) merupakan faktor yang mendukung proses pertumbuhan pada
kultur jaringan tumbuhan. Hormon auksin memacu pembelahan sel, sehingga
membentuk gumpalan atau massa sel yang belum terdiferensiasi, disebut
kalus. Sel-sel kalus ini dapat berkembang menjadi tanaman baru.
b) Inokulasi
Inokulasi
merupakan tahapan penanaman eksplan yang sudah steril ke dalam atau di
atas medium buatan pada botol kultur. Teknik yang dilakukan untuk
mendapatkan eksplan yang steril disebut teknik aseptis, dengan mengambil
atau mengiris bagian tanaman. Entkas dan LAF (Laminar Air Flow) merupakan
peralatan utama untuk melakukan kerja secara aseptis.
c) Pemeliharaan
Tahapan setelah
inokulasi adalah meletakkan atau menyimpan botol-botol kultur secara rapi
dan teratur pada ruang pemeliharaan (ruang inkubator), yaitu di rak-rak
pemeliharaan. Selama pemeliharaan, kultur diamati secara rutin untuk
mengetahui pertumbuhan dan perkembangan eksplan. Ruang inkubator harus
dalam keadaan bersih dan dilengkapi dengan pengatur suhu ruangan serta
sumber cahaya (lampu), sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembanagan
eksplan.
d) Aklimatisasi
Tahapan setelah
memelihara kultur yaitu menyesuaikan tanaman agar mampu beradaptasi dengan
lingkungan yang baru. Proses ini disebut aklimatisasi. Perlakuan sebelum
memindahkan atau menumbuhkan tanaman hasil kultur jaringan pada lingkungan
luar (lapangan), yaitu menumbuhkan kultur dalam suatu ruangan khusus
(green hause), dengan mengatur faktor kelembaban, cahaya, dan suhu.
Keterangan:
(a) wortel
(b) potongan
wortel bentuk bulat (+ 1 cm)
(c) dibuang
bagian tepi sehingga berbentuk kubus
(d) dimasukkan
ke dalam medium (mengandung zat pengatur tumbuh)
(e) tumbuh kalus
(f - i) tahapan
perkembangan sampai terbentuk tanaman kecil
(j) tanaman
wortel dewasa
Ada beberapa
manfaat dan keuntungan kultur jaringan tanaman, antara lain: menghasilkan
tanaman atau individu baru dalam jumlah besar dan cepat (waktu relatif
singkat); menghasilkan tanaman bebas virus, menghasilkan tanaman yang persis
dengan induknya, sehingga dapat melestarikan sifat tanaman induk; menghasilkan
hibrid baru melalui persilangan somatis (melalui fusi atau penggabungan
protoplas); menghasilkan tanaman haploid (melalui kultur mikrospora), sehingga
untuk pemuliaan tanaman; untuk menyimpan plasma nutfah; untuk menyelamatkan
embrio; hanya memerlukan tempat yang relatif sempit; serta semua bagian tanaman
dapat digunakan.
2. Rekayasa Genetika
Tahun 1973
merupakan sejarah yang mengawali penelitian sebelum berkembangnya rekayasa
genetika, yaitu pencangkokan gen mamalia ke dalam sel bakteri, sehingga
menimbulkan fenotip maupun genotip yang baru. Teknik rekayasa genetika
dapat dilakukan melalui:
a) Teknologi DNA
Rekombinan (Recombinant DNA Technology)
Teknologi DNA
rekombinan atau disebut juga Rekayasa Genetika adalah suatu metode
biokimiawi atau manipulasi gen, dengan cara menyisipkan (insert) atau
menggabungkan gen yang dikehendaki ke dalam suatu organisme. Hasil
penggabungan DNA dari individu yang tidak sama ini disebut DNA rekombinan.
Sementara itu, gen dari satu individu yang disisipkan atau digabungkan
pada gen individu yang lain disebut transgen, individunya disebut
transgenik (misalnya: tanaman transgenik).
Teknologi DNA
rekombinan memerlukan suatu perantara atau vektor berupa plasmid bakteri
(DNA berbentuk lingkaran yang terdapat di luar kromosom), sehingga
merupakan bentuk teknologi plasmid. Adapun syarat-syarat vektor yang baik
antara lain: mempunyai kemampuan untuk bereplikasi sendiri dan melakukan
transkripsi; mampu memasuki sel; mampu menjadi bagian genom sel; serta
mempunyai ciri khusus, sehingga sel yang ditransformasi dapat
dikenali oleh sel yang tidak ditransformasi. Segmen DNA atau gen yang disisipkan akan
berkembang di dalam sel individu penerima (inang atau host) dan tidak akan
mengalami perubahan fungsi atau tetap berfungsi, sebagaimana pada sel yang
diambil gennya.
Salah satu
contoh rekayasa genetika yang sudah berhasil adalah penyisipan atau
pemindahan gen manusia sebagai penghasil insulin, ke dalam plasmid bakteri
Escherichia coli.

b) Transplantasi
Nukleus
Dua ahli
mikrobiologi (Robert Briggs dan Thomas King) adalah orang yang pertama
kali melakukan percobaan transplantasi nukleus pada tahun 1950-an.
Kemudian, John Gurdon melanjutkan penelitian tersebut. Mereka
menghancurkan nukleus dari sel telur katak menggunakan radiasi sinar ultra
violet dan menggantinya dengan nukleus dari sel usus embrio katak (berudu)
yang sedang berkembang. Nukleus dari sel usus tersebut diambil dengan
mikropipet. Bila nukleus berasal dari sel usus embrio muda yang belum
terdiferensiasi, maka sel telur penerima (resipien) dapat berkembang
menjadi berudu. Perkembangan ini tidak terjadi, jika nukleus diambil dari
sel usus berudu yang telah terdiferensiasi. Transplantasi atau pemindahan
nukleus dari satu sel ke sel yang lain dapat menghasilkan individu yang
baru.

c) Kloning
Selain
transplantasi gen, pembentukan individu baru dapat dilakukan dengan teknik
yang disebut kloning. Kloning adalah suatu metode untuk menghasilkan
keturunan atau individu yang identik secara genetik dengan
induknya. Pada tahun 1997, para peneliti dari Scotlandia (Ian Wilmut
dan rekan-rekannya) berhasil menghasilkan seekor domba yang
kemudian diberi nama Dolly. Pada penelitiannya, mereka mengambil sel telur dari
satu domba dan menghilangkan nukleusnya. Selanjutnya, sel telur tanpa
nukleus tersebut digabungkan dengan sel kelenjar susu (am bing) dari domba
lainnya menggunakan aliran arus listrik. Setelah 6 hari ditumbuhkan dalam
kultur, terbentuk embrio dan ditanam di dalam uterus domba lainnya (domba
ke-3 yang mirip dengan pendonor sel telur). Akhirnya, domba tersebut
melahirkan anak yang identik dengan domba pendonor sel ambing. Para ahli dapat saja menerapkan kloning pada manusia,
sehingga dihasilkan klon dari manusia itu sendiri (pria maupun wanita)
yang mempunyai sifat identik.

d) Teknologi
Hibridoma
Teknologi
hibridoma adalah suatu metode penggabungan (fusi) dua macam sel dari
organisme yang sama atau berbeda untuk mendapatkan sel hibrid (hibridoma)
yang mempunyai kombinasi kedua sifat tersebut. Proses penggabungan sel
menggunakan tenaga listrik, sehingga prosesnya disebut
elektrofusi. Teknologi hibridoma menghasilkan antibodi minoklonal,
yaitu antibodi murni yang tidak tercemar oleh kuman atau protein
lain. Teknik ini dikembangkan oleh Kohler dan Mistein, dengan menyuntikkan
antigen ke dalam tubuh tikus atau kelinci. Selanjutnya, tikus atau kelinci
tersebut membentuk antibodi. Sel pembentuk antibodi
dari limpa tikus
atau kelinci dipisahkan dan diambil, kemudian meleburkan atau
menggabungkan sel tersebut dengan sel kanker. Penggabungan kedua sel
tersebut membentuk sel hibridoma. Sel penghasil antibodi hasil kultur sel
hibridoma dipisahkan kemudian dikultur. Dengan demikian dihasilkan
beberapa antibodi monoklonal dari beberapa kultur sel.
|
Pada
Bidang Pengobatan dan
Kesehatan
Penelitian dalam bioteknologi terus
dilanjutkan untuk mencari cara pencegahan, diagnosa dan pengobatan pada
berbagai kelainan dan penyakit. Terdapat beberapa hasil bioteknologi modern
pada bidang pengobatan dan kesehatan, di antaranya hormon dan antibodi
monoklonal.
1.) Hormon
Pada 1949, penderita arthritis dapat sembuh
setelah diobati dengan hormon steroid kortison. Sejak saat itu, jenis steroid
ini digunakan untuk mengobati penyakit arthritis, rheumatik, leukemia, anemia
hemafotik dan beberapa penyakit lain.
Steroid merupakan senyawa kimia yang sangat
kompleks. Pembuatannya secara sintetis memerlukan proses dan biaya yang cukup
tinggi. Pada 1952, ditemukan sejenis kapang, yaitu hi opus arrhi us yang dapat
mengubah steroid yang berasal dari hewan atau tumbuhan menjadi kortison.
Jenis-jenis dari Aspergillus, ternyata dapat mengubah progesteron (steroid yang
berasal dari hewan dan manusia) menjadi senyawa kortison. Penyakit kencing
manis (diabetes mellitus) dapat diobati dengan hormon insulin. Insulin hasil
bioteknologi saat ini sudah dapat diproduksi. Gen manusia yang mengendalikan
pembentukan hormon insulin, disisipkan ke dalam bakteri E-coli.
2.) Antibodi Monoklonal
Setiap saat tubuh kita dapat terkena
serangan virus, bakteri, jamur, dan zat-zat lain dari lingkungan sekitarnya.
Zat-zat tersebut dapat membahayakan tubuh. Secara alami, manusia dapat
menghasilkan antibodi bagi kuman atau antigen tersebut. Namun, agar sistem
kekebalan tubuh aktif, tubuh harus pernah diserang kuman tersebut. Terkadang
jika tubuh tidak mampu bertahan, akibatnya akan fatal.
Untuk memicu kekebalan tubuh, dapat
dilakukan dengan menyuntikkan vaksin yang mengandung antigen penyakit tersebut.
Dengan demikian, dapat terbentuk antibodi pada tubuh yang dapat melawan
patogen. Oleh karena kemampuan melawan patogen ini, antibodi monoklonal
dikembangkan untuk mengatasi penyakit spesifik.
Cara yang umum digunakan untuk menghasilkan
antibodi adalah dengan menyuntikkan sedikit antigen pada tikus atau kelinci.
Tubuh kelinci atau tikus akan merespon antigen dengan menghasilkan antibodi
yang secara langsung dapat diambil dari darahnya. Akan tetapi, biasanya antigen
direspon oleh beberapa macam sel. Antibodi yang dihasilkan adalah antibodi
poliklonal, yaitu campuran berbagai antibodi yang dihasilkan oleh berbagai sel.
Sekitar 1970, sebuah teknik dikembangkan
untuk menghasilkan antibodi monoklonal. Antibodi yang dihasilkan dari satu sel
yang sama dan spesifik terhadap satu antigen. Antibodi monoklonal ini didapat
dari kultur sel. Pembuatan antibodi monoklonal adalah melalui fusi sel antara
sel B dari hati dan sel penghasil tumor. Sel B hati digunakan karena sel inilah
yang menghasilkan antibodi. Adapun sel tumor digunakan karena dapat membelah
diri terus-menerus. Perhatikan Gambar berikut.
|
Pembuatan
antibodi monoklonal
|
Langkah pertama untuk membuat antibodi
monoklonal adalah hewan disuntikkan antigen sel B tersebut. Kemudian, sel B
hewan diisolasi dan difusikan dengan sel tumor. Hasilnya adalah sel hibrid yang
menghasilkan satu antibodi tertentu dan terus membelah. Antibodi monoklonal
juga dapat digunakan untuk keperluan diagnosa dan diharapkan dapat menyembuhkan
kanker.
Pada
Bidang Makanan
Penerapan bioteknologi pada makanan secara
modern, diawali pada 1992. Saat itu sebuah perusahaan Amerika, Calgene,
mendapatkan izin untuk memasarkan OHMG yang disebut Flavrsavr. OHMG ini adalah
tomat yang dibuat lebih tahan hama dan tidak dapat membusuk.
Secara umum, penerapan bioteknologi modern
pada makanan tidak dapat dipisahkan dengan bioteknologi modern pada bidang
pertanian. Produkproduk makanan yang dihasilkan dari OHMG, seperti tanaman
pertanian, hewan, atau mikroorganisme, disebut makanan hasil modifikasi
genetik.
OHMG lebih banyak dilakukan pada tanaman
pertanian. Contohnya, jagung tahan lama, kedelai tahan herbisida, kentang tahan
virus, padi dengan zat dan vitamin yang ditingkatkan (golden rice), gandum
dengan protein yang tinggi bagi ternak, dan banyak hasil pertanian lainnya.
Perkembangan selanjutnya dari penerapan bioteknologi modern semakin beraneka
ragam. Sekarang, para ilmuwan dapat membuat makanan yang mengandung obat,
pisang yang menghasilkan vaksin hepatitis B, ikan yang lebih cepat dewasa, dan
tanaman buah yang berbuah lebih cepat.
Pada
Bidang Pertanian
Pada bidang pertanian, telah banyak
dilakukan penerapan bioteknologi modern. Para ilmuwan telah berhasil membuat
prosedur penyisipan gen pada berbagai tanaman. Prosedur tersebut melibatkan
teknik kultur jaringan dan teknik genetika pada bakteri yang telah Anda
pelajari.
Penyisipan gen ke dalam tumbuhan dapat
dilakukan melaui beberapa cara. Salah satunya, sumber DNA gen asing terlebih
dahulu dimasukkan ke dalam plasmid bakteri Agrobacterium tumefaciens. Bakteri
Agrobacterium rekombinasi tersebut diinfeksikan pada jaringan tumbuhan. Bakteri
yang digunakan Agrobacterium tumefaciens sebab di alam bakteri ini menginfeksi
tanaman dan menyebabkan penyakit cro n gall (sejenis tumor).
Dengan dimasukkannya gen asing ke dalam
plasmid bakteri, gen asing akan memasuki DNA tumbuhan. Dengan demikian,
tumbuhan akan memiliki sifat yang sesuai dengan gen asing tersebut. Tumbuhan
hasil penyisipan gen disebut juga tanaman transgenik.
Berbagi macam gen telah berhasil disisipkan
ke dalam DNA tanaman pertanian. Beberapa di antaranya adalah gen bagi penghasil
vitamin, gen untuk penghasil racun bagi serangga, gen bagi pengikatan nitrogen
bebas, dan gen untuk bahan herbisida. Gen-gen tersebut dapat menyebabkan
tanaman transgenik memiliki sifat gen yang dimasukkan tersebut. Perhatikan
Gambar berikut.
|
|
|
Langkah-langkah
penyisipan gen pada tumbuhan.
|
Popular Posts
-
Selain mendasarkan pada mikrobiologi dan biokimia, bioteknologi modern mendasarkan pula pada manipulasi atau rekayasa genetika (DN...
-
Nama : NOAH BAND Genre : POP , Rock (alternatif) Website : noah-site.com Anggota ...
-
5 Paket Soal Matematika Siap UN SMP 2014/2015 Beberapa sekolah sudah mulai pasang strategi agar UN 2014/2015 dapat sukses dan tentun...
-
Prediksi Soal UN SMP 2014-2015 Selamat bertemu kembali dengan Sukses Ujian Nasional , pada kesempatan yang baik ini Sukses Ujian Nasio...
-
Sebenarnya postingan ini sudah ada di blog lain, tapi saya hanya ingin menyebarkannya agar kalian semua tahu itu. Hehe.... Sebelum memu...


